GILI SUDAK, TEMPAT MAKAN TERMURAH DIANTARA TIGA GILI

06.48

Tepi pantai Gili Sudak - Lombok Barat

Seperti yang sudah dibahas di tulisan sebelumnya, ada tiga gili yang hits banget di Sekotong-Lombok Barat.
Ada Gili Nanggu, Gili Sudak dan Gili Kedis.

Gili nanggu adalah yang paling ramai diantara ketiga gili tersebut. Bisa dibilang, Gili Nanggu juga yang paling bonafit! Kata Mas Ajis yang mengantar kita berlayar, kopi ukuran gelas plastik kecil bentol-bentol itu harganya sampai Rp. 50 ribu! Buset, makan sehari tiga kali juga masih dapat kembalian tuh!

That's why, sesuai saran Mas Ajis pula kami memilih mingkem dan menahan nafsu selama di Gili Nanggu, bagai Adam dan Hawa yang dilarang makan buah khuldi. Mas Ajis bilang, kalau makan di Gili Sudak itu lebih murah daripada Gili Nanggu. Akhirnya, setelah puas snorkeling, kami berpindah ke Gili Sudak untuk makan siang dan mengeringkan badan.
Gili Sudak - Lombok Barat

Kalau dilihat dari jauh, Gili Sudak ini wujudnya lebih besar dari Gili Nanggu. Perjalanan kesana nggak butuh waktu lama. Sekitar 5-10 menit saja. Ah, aku senang sekali berlayar dengan ombak super tenang. Perjalanannya jadi sangat nikmat sambil membayangkan bakpao chik yen dalam genggaman. Hangat!

Menu makanan di Gili Sudak

Sampai di Gili Sudak, ternyata benar, meja dan kursi sudah berjajar di depan warung yang ada disana. “Oh, jadi gili Sudak ini memang gili khusus makan ya?” aku Cuma bergumam dalam hati tanpa pernah berkata pada siapapun disana. Ada menu apa sih di Gili Sudak? Of course bakar-bakaran selalu jadi andalan untuk warung makan pinggir pantai. Sebenarnya, ada menu lain sih, tapi ya nggak matching kalau yang dimakan Nasi Rawon, kan?

Kami memilih dua ikan bakar dan lima nasi putih. Ya Tuhan, sambal terasi enak banget! Aku jadi ingat pas makan siang setelah snorkeling di Gili Ketapang (biru link). Rasanya bisa persis begitu ya. Rindu ah!

Aku menyadari framing yang nggak bagus ini, tapi ikannya enak kok! Mantul gais!

Kalau soal harga, buatku pribadi harganya ya lumayan mahal. Aku shock dong, pas beli teh panas, dikasinya teh ukuran cangkir air zam-zam. Waduh! Untuk ukuran pulau Lombok yang biaya hidupnya nggak mahal-mahal banget, menu dengan harga yang ditawarkan di Gili Sudak cukup mahal. Tapi ya, namanya juga tempat wisata. Enjoy aja, deh!

Gili Sudak nggak begitu meninggalkan kesan buatku. Selain airnya yang asin, sampai aku nggak khusyu’ waktu ambil air wudhu disana. Tapi, kalau beningnya air laut, tetap nggak bisa dipungkiri. Indah!

You Might Also Like

0 komentar